MENU

Daftar 4 Korban Hilang Saat Kecelakaan Kapal di Sapeken, Pencarian Berlanjut

Bazarnas Surabaya Melakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal di Sapeken
Pencarian korban kecelakaan perahu yang mengangkut 27 siswa-siswi MTs dan MA santri Abu Hurairah, Jumat (9/3/2018) pagi hingga siang belum mendapatkan hasil.

"Sementara korban (4 santri) masih belum di ketemukan, kami jeda naik dulu ke darat untuk melakukan salat jumat , pukul 13.00 kami bersama masyarakat akan kembali lagi," terang Nurullah, Kasi Trantibum, Kecamatan Sapeken, Jumat (9/3/2018).

Sementara itu, berdasarkan keterangan Sahlan, Camat Sapeken, giat terakhir tim pencarian laka laut kecamatan Sapeken dimulai sejak setelah salat subuh.

"Pencarian tersebut di pimpin langsung Polsek Sapeken beserta anggota dari Kantor Kecamatan Sapeken, Unsur Koramil Kamladu, Sahbandar Sapeken, serta masyarakat," terang Sahlan.

Sahlan menambahkan, tim pencari dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyisir perairan se wilayah Kecamatan Sapeken.

"Sampai saat ini belum ada laporan dari Tim tentang hasil pencarian 4 orang yg masih belum diketemukan," tegas Sahlan.

Empat korban yang belum ditemukan adalah :
  1. MAYA PUSPITA DEWI, umur 16 th, kls I MA ponpes Abu hurairah, almt Ds. Sapeken kec. Sapeken kab. Sumenep.
  2. NUR KHALIK MAHMUDI, umur 16 th, kls I MA ponpes Abu hurairah, almt Ds. Sapeken, kec. Sapeken. Kab. Sumenep.
  3. NUR FADILA, umur 16 th, kls I MA ponpes Abu hurairah, almt Ds. Sapeken kab. Sumenep.
  4. FATHUL FARIHIN, umur 17 th, kls I MA ponpes Abu hurairah, almt Ds. Sapeken kec. Sapeken kab. Sumenep.

Selain pencarian korban yang belum ditemukan, tim gabungan juga merujuk tiga korban yang sudah ditemukan ke Rumah Sakit Umum RSU Katha husada, Singaraja, Bali.

Arsenal Fiqry, pendamping dari pemuda Persis yang mendampingi perjalanan tiga korban ke Bali menerangkan bahwa tiga korban sudah tiba di Bali.

"Tiga korban sudah tiba di Bali dan sudah mendapatkan penanganan medis," terang Fiqry pada SURYAMALANG.COM, Jumat (9/3/2018).

Fiqry menambahkan, dia berangkat dari Sapeken, malam hari.

"Kami berangkat dari Sapeken jam 23.00 WIB, nyampek ke Bali dan transit di Pelabuhan Bali, pukul 09:30 WIB," terangnya.

Keberangkatan tiga korban ke Bali, disebabkan korban tersebut membutuhkan penanganan lanjutan yang tidak bisa ditangani di Puskesmas Sapeken. Jarak tempuh dari Sapeken ke RSU Bali sekitar 5 jam, sementara ke Sumenep, sekitar 12 jam.

Ketiga korban yang dilarikan ke RSU Katha husada, Singaraja, Bali adalah sebagai berikut
  1. Santri a/n sahrul Kls 1 Aliah.
  2. Iis Nur Nambah, Istri dari Ustad Muhji (35) (pendamping santri).
  3. Ajin Basitum Akhram (7 bulan), anak dari Iis,

Sumber: Dyan Rekohadi [Kangean.Net]
Share

Kangean Network

Post A Comment: