Dalam rangka ikutserta kampanye global yang diikuti oleh 158 negara dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan plastik dan melaksanakan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan laut, maka pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan acara dengan tajuk umum "Menuju Kangean Bersih". Acara akan dilaksakan pada tanggal 21 September 2019 di Ambunten, Kangean, dan Sapeken.

Hari Bersih-bersih Laut Sedunia (sumenepkab.go.id)

Hadirilah keseruan acara dalam rangka mewujudkan kesadaran untuk kangean yang lebih bersih. Acara yang diprakarsai pemerintah kabupaten sumenep ini terbuka untuk umum dan mengajak seluruh instansi ikut menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan laut.

Kesadaran untuk kelestarian laut dalam jangka panjang, dengan sikap merawat dan tidak hanya melakukan eksploitasi isi lautan. Acara ini diadakan sekaligus untuk sosialisasi pentingnya keseimbangan ekosistem laut dan daratan pesisir pantai di Pulau Kangean dan juga pulau-pulau kecil lainnya. [Kangean.Net]

Buah Melon Songlor Kangean Sumenep Yang Laris Manis
Jika anda ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, maka pasti anda melihat kios-kios buah menawarkan buah melon, tetapi bukan melon biasa, melainkan melon Kangean.

Ya, melon asal Kangean ini tidak hanya ada di kios-kios buah saja, melainkan juga dijajakan dipinggir jalan. Penjual pun mempromosikan buah ini dengan sebutan melon manis, lebih manis dari melon biasa. 
Dari segi bentuk, melon Kangean lebih besar, dan harga pun lebih mahal. Tapi menurut pedagang, jenis melon langka ini sangat diminati di pasaran dan diburu pembeli. 

"Iya benar mas, Melon Kangean lebih diminati ketimbang melon jawa, karena rasanya yang jauh lebih manis," terang salah satu penjual buah di Kota Sumenep, H. Sayyidun, Selasa (7/8/2018). 
Meski mahal, kata Sayyidun, dalam sehari dirinya mampu menjual 1 hingga 1,5 kwintal. Kalau melon Jawa maksimal hanya 20 kg per hari. Harga melon Kangean per kg Rp 18.000 dan melon Jawa per kg hanya Rp 12.000. 
  
"Tetapi meskipun harganya lebih mahal, pembeli banyak yang memburu melon Kangean, sepertinya mereka tidak terlalu memperhatikan harga. Mereka memilih yang lebih mahal asal sesuai dengan seleranya," imbuhnya. 

Konon, buah melon Kangean berasal dari satu daerah kecil di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Melon Kangean tumbuh dan dipanen dari satu lahan khusus, artinya tidak semua melon yang yang tumbuh di Pulau Kangean rasanya semanis melon yang tunbuh tersebut. 

Banyak orang yang mengatakan bahwa melon Kangean sangat spesial dibanding melon biasa, salah satunya yang pernah mencicipi buah ini adalah artis sekaligus politikus Lucky Hakim, dan ia pun mengakui buah melon punya banyak keistimewaan. 

Reporter : Rosy
Editor : Zainol Kumparan

Karnaval Budaya di Pulau Kangean Peringati Kemerdekaan RI Ke 73
Arjasa, Kangean - Pada tanggal 29-08-2018 dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan RI yang ke 73, sejumlah kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean. Salah satunya kegiatannya dalah kirab budaya atau warga lokal lebih akrab menyebutnya karnaval.

Peserta dalam acara ini sebagian besar adalah siswa sekolah yang ada di Arjasa, diikuti oleh semua jenjang pendidikan dari SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Berikut ini adalah foto kegiatan karnaval kecamatan arjasa!

MTs YPPMI dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

SMA Mambaul Ulum dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

Peserta SMA Mambaul Ulum dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

Siswa SD/MI dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

Siswa SD/MI dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

Siswa SMA/MA dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

SDN 1 Arjasa dalam Acara Karnaval Budaya di Kecamatan Arjasa, Kangean

Ayo kirimkan kegiatan terbaikmu di Pulau Kangean, kegiatan terpilih akan kami bagikan di website kami! [Kangean.Net]

Sebuah yayasan yang mengatasnamakan dirinya sebagai Yayasan Gema Al-Quran dan diasuh oleh Ustadz Anshari Pulau Kangean menggalang sembako berupa beras dari masyarakat Pulau Kangean untuk membantu saudara-saudara di Lombok (NTT) yang terkena bencana Gempa.

Berikut ini adalah sejumlah foto dokumentasi dari hasil penggalangan sembako berupa beras yang siap dikirimkan ke Lombok!
Hasil Akumulasi Bantuan Beras dari Masyarakat Kangean Untuk Korban Gempa Lombok
Hasil Akumulasi Bantuan Beras dari Masyarakat Kangean Untuk Korban Gempa Lombok
Hasil Akumulasi Bantuan Beras dari Masyarakat Kangean Untuk Korban Gempa Lombok
Hasil Akumulasi Bantuan Beras dari Masyarakat Kangean Untuk Korban Gempa Lombok
Foto oleh Iriel Kopler | [Kangean.Net]

Lomba gerak jalan umum di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean kembali diadakan untuk memeriahkan acara kemerdekaan RI ke 73 di bulang Agustus ini. Sejumlah instansi dan civitas pendidikan pun ikut menjadi peserta dalam acara ini. Salah satunya adalah SMA Negeri 1 Arjasa, SMA Muhammadiyah 3 Arjasa, SMA Mambaul Ulum, dan sekolah lainnya.

Adapun dari instansi seperti Dharma Wanita UPT Pendidikan Arjasa juga ikut menjadi peserta dalam lomba ini. Masyarakat arjasa pun antusias menyaksikan lomba gerak jalan yang dimulai dari Kalisangka dan berakhir di Lapangan Alun-alun Arjasa.
Peserta Lomba Gerak Jalan Umum Kecamatan Arjasa dari Putri SMA atau MTs Al-HIdayah

Peserta Lomba Gerak Jalan Umum Kecamatan Arjasa dari Putra SMA atau MTs Al-HIdayah

Peserta Lomba Gerak Jalan Umum Kecamatan Arjasa dari Putra SMA atau MTs Al-HIdayah

Peserta Lomba Gerak Jalan Umum Kecamatan Arjasa dari Putri SMA atau MTs Al-HIdayah

Peserta Lomba Gerak Jalan Umum Kecamatan Arjasa dari Putri SMA atau MTs Al-HIdayah

Sumber Foto: Ayaxs Ajs | [Kangean.Net]

Kapal Dharma Bahari Sumekar III Sumenep
Komisi III DPRD kabupaten Sumenep adakan kunjungan ke PT Adiluhung Saranasegara Indonesia untuk melihat progres pembuatan kapal Sumekar III milik pemkab Sumenep di Ujung Piring Bangkalan. Rabu (08/08)

Kapal Dharma Bahari Sumekar III Sumenep
Turut serta dalam kunjungan tersebut politisi asal pulau Kangean Achmad Mukhlis dan Moh.Sukri serta beberapa orang dari dinas perhubungan kabupaten Sumenep.

Kapal Sumekar III Kangean Sumenep
Menurut Jimi Rizki Sofyan selaku bagian bangunan baru dari PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, proses pembuatan Kapal sudah mencapai 87,7 persen. Secara kontruksi kapal sudah dinyatakan selesai, tinggal pemasangan sistem kelistrikan dan interior yang masih dalam proses pengerjaan.

” Kita mengutamakan sistem dulu yang diselesaikan, baru interior. Takutnya nanti setelah diuji coba sistemnya masih butuh penyempurnaan, kita harus bongkar interiornya lagi,” ujar Jimi.
Powered by Blogger.