MENU

Tren Penggunaan Smartphone Untuk Bergaya

Smartphone Untuk Bergaya
Dewasa ini, penjualan smartphone semakin marak di Indonesia. Karena semakin banyak pula pengguna dan pencinta smartphone dengan berbagai macam merk yang canggih dan ternama. Khususnya bagi sebagian anak muda yang menggunakan smartphone untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

Tapi ternyata smartphone yang diciptakan demi memudahkan komunikasi dan segala hal yang berhubungan dengan teknologi ini sudah menjadi sesuatu yang tidak sejalan dengan manfaatnya. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia sudah menjadikan smartphone dan segala macam gadget canggih di zaman sekarang sebagai gaya hidup. Salah satu alasan mendasar yaitu ingin terlihat keren dengan smartphone terbaru merupakan gaya hidup baru masa kini. Khususnya selama masa lebaran atau idul fitri ini.

Dari tahun ke tahun, ponsel yang muncul semakin canggih dan canggih. Sehingga kebutuhan setiap orang akan ponsel yang canggih tersebut terkesan menjadi suatu keharusan. Dan menjelang lebaran, orang-orang berlomba-lomba membeli atau mengganti handphone dalam rangka lebaran dan pulang mudik ke kampung halaman.

Apalagi dengan maraknya pengguna smartphone sekarang ini, orang-orang lebih memilih smartphone canggih tersebut dibandingkan dengan handphone canggih biasa. Dan menurut suatu penelitian, pembeli smartphone tersebut kini bukan hanya kalangan menengah ke atas. Bahkan kebanyakan dari mereka adalah kalangan menengah ke bawah yang ingin merasakan memiliki salah satu handphone canggih berlabel smartphone dengan banyaknya fitur dan aplikasi terkini.

Bahkan menurunnya harga setiap smartphone sekarang menjadi salah satu faktor atau penyebab mengapa banyak orang yang ingin membeli dan menggunakan handphone pintar tersebut. Untuk pembeli dari kalangan menengah ke bawah umumnya belum menguasai sepenuhnya cara kerja dari handphone pintar tersebut. Sehingga kebanyakan dari mereka hanya menggunakan smartphone tersebut untuk bergaya di kampung halaman. Selebihnya mereka hanya mengerti cara menelfon dan mengirim SMS saja.

Tapi, smartphone yang dijadikan gaya hidup bukan milik kalangan menengah ke bawah saja. khususnya kalangan menengah ke atas, mereka juga menggunakan gadget yang mereka miliki hanya untuk bergaya. Walaupun tentunya mereka lebih mengerti dari cara kerja handphone canggih tersebut.

Penjualan handphone menjelang lebaran pun melonjak sampai tujuh puluh persen. Dan kebanyakan dari pembelian handphone tersebut adalah smartphone. Tapi menurut data dari salah satu pengguna provider menyebutkan bahwa aplikasi pelanggan yang bisa digunakan pada beberapa handphone pintar sekitar tiga puluh persen aplikasi tidak terpakai. Data tersebut menunjukkan, masih banyak orang yang belum mengerti penggunaan handphone pintar tersebut. []butekno/lintaskangean
Share

Anonymous

Post A Comment: