Guru Memperbaiki, Media Merusak (Hari Guru)

Gaya Pakaian Korban Media Sungguh miris melihat kehidupan di Indonesia saat ini. Semakin hari semakin banyak berbagai hal yang dilaku...

Gaya Pakaian Korban Media
Sungguh miris melihat kehidupan di Indonesia saat ini. Semakin hari semakin banyak berbagai hal yang dilakukan oleh para kaum kapitalis untuk merusak dan menghancurkan akhlak anak-anak. Mereka menggunakan berbagai macam media untuk merusak akhlak anak. Salah satu media yang paling banyak berpengaruh adalah televisi, yang kemudian sekarang merambah ke sosial media. Namun secara signifikan televisi inilah yang secara masif merusak tanpa bertanggung jawab, yang hanya memikirkan materi tanpa mempertimbangkan akibatnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Media televisi memang bukan merupakan barang mewah lagi saat ini. Hampir setiap rumah masyarakat memiliki media audio visual ini. Melalui media inilah berbagai tontonan yang dapat merusak akhlak dan moral anak-anak kedepannya. Setiap hari selalu ada berbagai tontonan yang ditampilkan oleh berbagai stasiun televisi, mulai dari pagi, siang, dan malam hari. Memang ada beberapa tontonan yang special untuk anak-anak dihadirkan oleh sedikit stasiun televisi. Tapi itu dengan volume yang sangat-sangat sedikit, dan dengan waktu yang singkat. Kalau kita lihat memang lebih banyak tayangan televisi yang lebih bisa merusak akhlak dan moral anak-anak melalui aktris-aktris yang sama sekali tak memahami jalan hidup sebagai manusia ciptaan Allah.
Sehingga wajar jika ada istilah "Guru dibayar murah dituntut untuk memperbaiki karakter anak-anak kita, sedangkan aktris sinetron dibayar mahal untuk merusak akhlak anak-anak kita."
Begitulah mirisnya pendidikan di Indonesia, sistem pelajaran umum yang terlalu banyak mampu memberikan banyak para penikmat kondisi yang rusak ini memberikan alasan bahwa pelajaran agama cukup hanya seminggu sekali diajarkan disekolah. Padahal kunci utama kesuksesan tenaga pendidik mencakup 3 hal penting yang akan menjadi pondasi, penjaga, dan penguat. Tiga kunci utama tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pondasi (Pemahaman Islam)
Peran penting orang tua yang paling utama adalah mengajarkan anak-anaknya pondasi dasar keimanan, membuat mereka mengerti mana yang haram, halal, makruh, dan mubah untuk dilakukan oleh seorang hamba Allah.

2. Penjaga (Orang Tua)
Peran besar orang tua di rumah dan yang menjadi panutan adalah peran terpenting dalam menjaga generasi agar tak dirusak oleh media. Bayangkan jika orang tua malah mengajak anak-anaknya menonton televisi yang merusak itu bersama-sama di ruang keluarga. Secara tidak langsung orang tua juga telah menjadi penyebab kerusakannya.

3. Penguat (Guru)
Secara tidak langsung guru hanya berperan mendidik mereka di sekolah agar apa yang ia dapatkan di rumah dan lingkungannya bisa dicerna dan disikapi dengan dewasa serta dengan banyak pertimbangan yang sesuai dengan syariat Islam. Guru ini menjadi penguat agar siswa ini tetap teguh dalam keimanan dan menjaga keislamannya.

Namun, sayang semua kerusakan ini sebenarnya telah tersistem. Rusaknya sistem pendidikan kita juga tidak bisa dipisahkan dengan rusaknya sistem politik dan pemerintahan, busuknya sistem peradilan, pengadilan kita hanya jadi tongkrongan setan-setan (Mahfudz MH). Juga oleh hancurnya sistem sosial dan sistem perekonomian, runtuhnya nilai nilai budaya dan akhlak, dan lain sebagainya. Saat ini, sistem pendidikan kita sangat bernuansa Sekuler. Memisahkan antara nilai-nilai agama (termasuk moral dan etika) dalam berbagai kegiatan di pendidikan. Tersekularisasinya sistem pendidikan demikian karena disistematisasi oleh sistem Kehidupan yang sekuler.

KOMENTAR

IKLAN

Nama

Adab Islam Analisa Arjasa Bensin Kangean Berita Berita Daerah Berita Ekonomi Berita Kesehatan Berita Kriminal Berita Olahraga Berita Pendidikan Berita Politik Berita Regional Berita Sosial Bisnis Budaya Kangean Bungin Cuaca Buruk Desa Pabian Ecommerce Ekonomi Islam Explore Kangean Fakta Unik Fiqih Gadget Galery Kangean HTI Kangean Hutan Kangean Indonesia Internasional Islam Jalan Kangean Jamaah Haji Kabar Kampus Kabar SD Kabar SMA Kabar SMP Kabupaten Kepulauan Kangayan Kangean KangeanPedia Karya Kangean Kecamatan Keuangan Kuliner Kuliner Kangean Lapter Kangean Laut Kangean Lentera Kangean Listrik PLN Mahasiswa Makro Menulis Buku Minyak Kangean Motivasi Mudik Gratis Muslimah Narkoba Nelayan Kangean Opini Opini Rakyat Pagerungan Besar Pelabuhan Pemuda Kangean Penjara Kangean Perhutani Petani Photos PLTS Polsek Kangean Property Redaksi Remaja Kangean Sadulang Saebus Sains Saobi Sapangkor Sapeken Sekolah Dasar Sepak Bola Sepanjang Sosial Sumenep Tekno Transportasi Kangean Travelista Videos Wisata Bawah Laut Wisata Kangean Wisata Pantai
false
ltr
item
KANGEAN.NET: Guru Memperbaiki, Media Merusak (Hari Guru)
Guru Memperbaiki, Media Merusak (Hari Guru)
https://4.bp.blogspot.com/-BZL7h8xMu-A/WDhSIokDrSI/AAAAAAAABsw/P79hD_PXsu0JNGihzG_a1iEGOIN8Yk9GQCLcB/s640/korban%2Bmedia.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-BZL7h8xMu-A/WDhSIokDrSI/AAAAAAAABsw/P79hD_PXsu0JNGihzG_a1iEGOIN8Yk9GQCLcB/s72-c/korban%2Bmedia.jpg
KANGEAN.NET
http://www.kangean.net/2016/11/guru-memperbaiki-media-merusak-hari-guru.html
http://www.kangean.net/
http://www.kangean.net/
http://www.kangean.net/2016/11/guru-memperbaiki-media-merusak-hari-guru.html
true
6856426828560446959
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy